Ketua Pokja Wartawan KBB Menolak Keputusan Bupati KBB No. 100.3.3.2/Kep.223-Setwan/2025 Tentang Kenaikan Tunjangan Anggota DPRD KBB Sebesar Rp. 83,5 per bulan
Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menolak kenaikan tunjangan anggota DPRD KBB sebesar Rp83,5 juta per bulan berdasarkan Keputusan Bupati KBB No. 100.3.3.2/Kep.223-Setwan/2025. Penolakan ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa alasan, antara lain:
– *Keterbatasan Anggaran*: Pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran yang harus digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga kenaikan tunjangan anggota DPRD mungkin dianggap tidak prioritas.
– *Kurangnya Transparansi*: Besaran tunjangan yang diterima anggota DPRD KBB sebelumnya tidak transparan, sehingga kenaikan tunjangan sebesar Rp83,5 juta per bulan mungkin dianggap tidak masuk akal.
– *Kebutuhan Masyarakat*: Masyarakat mungkin memiliki kebutuhan yang lebih mendesak, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, atau infrastruktur, yang harus diprioritaskan daripada kenaikan tunjangan anggota DPRD.
Menurut Ketua Pokja Wartawan KBB, M Raup, polemik ini muncul di tengah kemarahan publik yang memuncak akibat laporan gaji dan tunjangan anggota DPRD yang melebihi Rp100 juta per bulan, di saat kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit. Raup juga menekankan bahwa di tengah krisis ekonomi seperti ini dan ketimpangan sosial yang tajam, isu soal tunjangan dan gaji pejabat negara dipastikan akan terus menerus menjadi sorotan publik.¹
*Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Kabupaten/Kota:*
– Uang representasi: Rp1.575.000 per bulan
– Tunjangan keluarga: Rp220.000 per bulan
– Tunjangan beras: Rp289.000 per bulan
– Uang paket: Rp157.000 per bulan
– Tunjangan jabatan: Rp2.283.750 per bulan
– Tunjangan alat kelengkapan: Rp91.350 per bulan
– Tunjangan komunikasi intensif: Rp10.500.000 per bulan
– Tunjangan reses: Rp2.625.000 per bulan
– Tunjangan perumahan: Rp12.000.000 per bulan
– Tunjangan transportasi: Rp12.000.000 per bulan
Total gaji yang didapatkan pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten/Kota berkisar dari Rp41,7 juta hingga Rp42,26 juta per bulan.²





